Adik Siram Kakaknya Dengan Minyak Goreng Panas Di Cilincing Jakarta

Adik Siram Kakaknya Dengan Minyak Goreng Panas Di Cilincing Jakarta – Dua orang kakak-beradik di Cilincing, Jakarta Utara berantem lantaran problem motor. Insiden ini berakhir pada perbuatan penyiraman minyak goreng panas oleh sang adik, Parhan Azhari (23) pada kakaknya, Fikri Maulana (25).

Moment itu berlangsung di Jalan Tipar Timur, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, pada Rabu (31/7) jam 14.00 WIB. Masalah itu didorong bab motor.

“Awal kalinya korban membentak terduga lantaran problem sepeda motor,” kata Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Suharto, Kamis (1/8/2019).

Suharto mengatakan, kedua-duanya berperan bercekcok mulut beberapa saat awal kalinya. Dikira masih dongkol lantaran pertikaian itu, Parhan lantas lalu berencana menyiramkan air panas pada korban.

Parhan diam-diam memanaskan 1/2 kilo minyak goreng di atas wajan. Selesai minyak itu panas, ia lalu menyiramkannya pada korban.

“Lantaran dendam, lalu kakaknya ‘kan tidur, ia siramlah itu minyak goreng,” paparnya.

Saat itu korban terjaga dari tidurnya. Ia menjerit memohon pertolongan sampai mengakibatkan perhatian masyarakat.

Polisi lantas turun ke tempat insiden. Parhan pernah diinterogasi serta tidak mengaku tingkah lakunya.

Parhan akui ia sedang bikin mi instant waktu itu. Ia pula mengarang narasi jika yang lakukan merupakan orang.

“Nah selesai dicheck, itu kan pakaiannya terduga pula mengenai tumpahan minyak goreng. Disana ia tidak dapat ngelak ,” sambungnya.

Sebelumnya ada insiden ini, kakak-beradik itu didapati kerap berkelahi. Suharto mengatakan aktor bahkan juga sudah pernah punyai urusan dengan polisi lantaran kerap ribut dengan sang kakak.

“Terduga ini anaknya bandel. Di Polsek sini udah kedua kalinya diadukan lantaran berantem sama kakaknya pula,” ujarnya.

Akan tetapi selama ini Parhan belum pernah hingga sampai ditahan polisi. Lantaran, mereka lalu berdamai.

“Lantaran diakhiri dengan kekeluargaan bila yang awal kalinya,” paparnya.

Tetapi kesempatan ini Parhan tidak dapat terlepas dari jerat hukum. Ia ditahan atas gugatan Kasus 351 KUHP mengenai penganiayaan.

Sesaat korban sendiri dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Korban alami cedera bakar 70 % gara-gara siraman minyak panas itu. Masalah ini masih diselidiki Polsek Cilincing.