Home / berita umum / Ani Yudoyono Wafat Selesai Dirawat Empat Bulan Menantang Penyakit

Ani Yudoyono Wafat Selesai Dirawat Empat Bulan Menantang Penyakit

Ani Yudoyono Wafat Selesai Dirawat Empat Bulan Menantang Penyakit – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dimaksud masih butuh membenahi hati setelah kepergian mendiang istrinya, Ani Yudhoyono. SBY kembali menangis sewaktu ceritakan mengenai Ani dalam percakapan tempo hari malam.

Tangisan SBY ini dikisahkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan. Tadi malam dia lakukan perbincangan bersama dengan SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, bersama beberapa kader Demokrat di area tamu Puri Cikeas, Kabupaten Bogor.

“Semalam kami berdiskusi (lakukan perbincangan) untuk beliau membenahi hati sampai mungkin satu mingguan di Cikeas, kelak lalu satu mingguan di Kuningan,” kata Hinca.

“Bila telah bicara Ibu Ani, kami narasi demikian, masih menangis beliau (SBY). Kami coba menghibur.”

Menurut Hinca, percakapan bersama dengan ketua umum Demokrat serta ke-2 putranya itu tadi malam berjalan sampai waktu 23.45 WIB. Dia lalu memohon SBY beristirahat selesai mengikuti almarhumah mulai sejak Sabtu (1/6) sampai Minggu (2/6).

“Kami mengatakan Pak SBY untuk istirahat dahulu. Nah apa ini hari ada aktivitas lain? Beliau masih di sini, di Cikeas,” ujarnya.

“Kami masih di sini, saya masih di sini mengikuti beliau, team kelak ada kesini,” kata Hinca memberikan tambahan.

Ani Yudhoyono wafat di Singapura pada Sabtu (1/6). Dia wafat selesai dirawat seputar empat bulan menantang penyakit kanker darah. Ani Yudhoyono lalu disemayamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6).

SBY pernah akui sukar terima realita kalau sang istri almarhumah Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono wafat.

“Saya terlampau emosional, saya mesti jujur, saya sukar terima situasi ini. Saya tengah membenahi hati, bersama dengan keluarga. Saya memohon doa mudah-mudahan Almarhumah hidup tenang disamping Allah. Saya memohon pada semua supaya dikasih ketabahan,” kata SBY di huniannya, Sabtu malam.

SBY serta ke-2 putranya kala itu tidak dapat menutupi perasaan sedih atas kepergian putri eks Panglima RPKAD Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo itu. Mereka bertiga nampak mengucurkan air mata kala jenazah dipindahkan dari rumah duka ke pendopo.

Tangis SBY bahkan juga pernah pecah kala memberikan pidato serta beberapa kata paling akhir untuk melepas Ani. Sewaktu SBY ceritakan begitu tegarnya sang istri jalani penyembuhan kanker darah sepanjang empat bulan sampai pada akhirnya wafat, tangisnya itu pecah.

Suara tegasnya berganti parau serta terbata-bata.

“She is very very very strong woman (ia yaitu wanita yg amat sangat kuat),” kata SBY dengan terbata meredam tangis.

Eks Menteri Pemuda serta Berolahraga Adhyaksa Dault akui cemas dengan situasi SBY. Menurut Adhyaksa, Ani Yudhoyono yaitu belahan jiwa SBY. Lantaran itu lumrah apabila SBY nampak demikian susah walau telah mengikhlaskan

“Yg kami risaukan Pak SBY, lantaran beliau amat cinta serta barusan beliau menangis senantiasa sampai matanya abuh,” ujarnya pada sarana dalam rumah duka Ani Yudhoyono, Puri Cikeas, tempo hari.

About penulis77