Bacok Istri yang Ketahuan Selingkuh di Kamar Mandi, Suami di Brebes Ditangkap Polisi

Bacok Istri yang Ketahuan Selingkuh di Kamar Mandi, Suami di Brebes Ditangkap Polisi – Seseorang suami di Brebes, Jateng, gak dapat membendung emosinya sehabis paham istrinya selesai mengerjakan interaksi intim dengan pria beda di kamar mandi. Suami itu terus membacok istrinya sampai luka kritis pada bagian kepala.

Kekerasan dalam rumah tangga ini dilakulan oleh Yonang alias Nanang (29) penduduk Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes pada 15 Maret 2019 waktu 19. 30 WIB waktu lalu. Pria yg sesehari kerja jadi pedagang cilor ini tega membacok istrinya yg bernama Rohani (25) .

Gara-gara perbuatanya ini, pemeran saat ini ditahan di Mapolres Brebes. Beberapa barang untuk bukti seperti sebilah golok, busana punya korban serta buku nikah ikut pula ditangkap.

Pemeran Yonang kala diminta info menyatakan, dirinya sendiri berang sehabis istrinya menyatakan udah lakukan hubungan intim dengan Farid yg tak beda merupakan kawan pemeran sendiri.

Ia ceritakan, sebelum peristiwa dirinya sendiri tengah bikin tusuk sate cilor dari bambu. Tak lama, kawan pemeran bernama Farid ada serta turut mendukung bikin tusuk sate.

Selesai bikin tusuk sate, Yonang masuk ke kamar buat istirahat. Kala suami korban masuk kamar, Farid membawa korban ke kamar mandi.

” Sehabis keluar dari kamar, istri saya serta Farid tak ada. Cuman ada anak saya disana. Saya bertanya sama anak, senantiasa ia ngomong kembali pada di kamar mandi, ” kata Yonang di Mapolres Brebes, Rabu (20/3/2019) .

Belum juga hilang perasaan ingin tahu, tak diduga Yonang menyaksikan Farid keluar dari kamar mandi disusul oleh Rohani. Farid lantas langsung kabur tinggalkan rumah Yonang.

” Saya tarik istri saya, kepalanya saya benturkan ke tembok. Selanjutnya diakui dia habis lakukan hubungan intim di kamar mandi. Istri saya ikut menyatakan beberapa kali melaksanakannya, ” paparnya.

Yonang menyatakan kalap dengar pernyataan istrinya itu. Ia lantas ambil golok serta membacoknya ke sisi kepala sampai berkali kali. Korban lantas dibawa ke rumah sakit buat dapatkan pertolongan medis.

Sesaat, Kasubag Humas Polres Brebes, Iptu Umi Antum Farich mengemukakan, pemeran pembacokan dijaring clausal 44 ayat 2 UU No 23 tahun 2004 terkait KDRT dengan ultimatum 10 tahun penjara.