Home / news / Beberapa Rumah Retak Akibat Proyek Jembatan Di Kediri

Beberapa Rumah Retak Akibat Proyek Jembatan Di Kediri

Beberapa Rumah Retak Akibat Proyek Jembatan Di Kediri – Rumah-rumah warga di sekitaran proyek jembatan yang menghubungkan Kecamatan Ngadiluwih-Mojo Kabupaten Kediri, retak. Beberapa ratus warga Desa Bangle Kecamatan Mojo, mengeluh rumah-rumah retak itu mulai sejak ada tiang pancang yang bekerja siang malam mulai sejak 1 minggu lantas.

Satu diantara tempat tinggal warga dari 170 kepala keluarga (KK) terdampak proyek pembangunan jembatan ini yaitu toko punya Andi, di Desa Bangle. Dinding toko yang baru di bangun itu saat ini alami retak. Retaknya dinding toko disangka akibat getaran paku bumi.

” Saya tinggal dekat dengan proyek. Bila malam suaranya mengganggu serta yang paling mencemaskan yaitu getaran pemasangan tiang pancang itu bikin dinding retak-retak, ” kata Andi pada wartawan di tokonya, Minggu (14/5/2017).

Diakuinya tempat milikya sudah dibebaskan untuk perluasan jalan menuju ke jembatan. Tetapi, waktu dianya masih tetap mempunyai toko di sekitaran tempat yang saat ini retak-retak terdampak pembangunan.

” Sesungguhnya saya begitu mensupport program pemerintah bangun jembatan ini untuk memperpendek jarak tempuh lokasi Ngadiluwih dengan Mojo. Kami juga telah terima ganti rugi pembebasan tempat untuk akses jalan. Namun bagaimana dengan nasib toko kami. Karna kami cemas jika terus menerus terserang akibat pemasangan paku bumi, retakan ini makin bertambah lebar serta dapat jadi rusak mas, ” tambah Andi.

ndi juga mengambil photo tokonya sesudah usai di bangun. Dinding toko kepunyaannya masih tetap utuh. Andi juga memfoto kembali tokonya sesudah dindingnya retak-retak. Photo itu dilampirkan dalam surat aduan yang diantar ke Bupati Kediri Haryanti Sutrisno.

” Saya tak mengada-ngada loh ini mas, photo sebelumnya serta setelah proyek jalan ada, ” tegas Andi.

Sesaat Kepala Dinas Komunikasi serta Info (Kominfo) Kabupaten Kediri, Krisna Setiawan mengakui bakal bekerjasama dengan pihak berkaitan. ” Saya belum dapat berkomentar banyak, namun yang pasti semua bakal kita koordinasikan. Faedahnya banyak dibangunnya jembatan ini, ” ucap Krisna.

Dia menerangkan gagasannya Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono serta Menteri Sekertaris Kabinet Pramono Anung, bakal bertandang ke Tempat pembangunan hal iniuntuk penempatan batu pertama, Senin (15/7/2017). ” Benar mas, besok kita ketemu disana saja, ada kunjungan menteri, ” tambah Krisna.

About admin