Home / berita umum / Berikan Uang Tunjangan Untuk Membantu Masyarakat Di Desa Binaanya Mendapatkan Air Bersih

Berikan Uang Tunjangan Untuk Membantu Masyarakat Di Desa Binaanya Mendapatkan Air Bersih

Berikan Uang Tunjangan Untuk Membantu Masyarakat Di Desa Binaanya Mendapatkan Air Bersih – Respek, seseorang anggota polisi di Lamongan memberikan uang tunjangannya menjadi Bhabinkamtibnas untuk menolong masyarakat di desa binaannya yg kekurangan air bersih.

Namanya Ahmaddiyah Shandy (32). Anggota Polri berpangkat brigadir itu menyisihkan uang tunjangannya untuk menolong masyarakat desa binaannya, yakni Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo. Uang itu lalu diperlukan untuk menolong persediaan kepentingan air bersih masyarakat saat musim kemarau waktu lalu.

“Seluruhnya berasal dari keprihatinan saya menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Kedungkumpul yg lihat masyarakat ada problem untuk dapatkan air bersih,” kata Shandy dalam perbincangannya dengan detikcom, Sabtu (22/12/2018).

Shandy lihat sendiri derita masyarakat desa binaannya yg selamanya ada problem dapatkan air bersih jika masuk musim kemarau. Embung serta waduk yg berada di desa ini sendiri tidak pantas untuk dikonsumsi.

Bapak 2 anak ini mengimbuhkan, uang tunjangan itu diperlukan untuk mensuplai air bersih ke masyarakat desa binaannya sejumlah 2x dalam satu minggu, semenjak bulan Juli saat lalu. Perihal ini teratur di lakukannya sampai musim kemarau pada akhirnya selesai.

Kerapkali, jika dananya kurang, karena itu upah bulanannya lantas dikorbankan untuk penyediaan air bersih masyarakat itu. Mujur usaha Shandy ini pula di dukung oleh istri serta atasannya di Polsek Sarirejo.

“Istri saya ikut merestui apakah yg saya melakukan, lantaran seluruhnya untuk kebaikan,” kata Shandy. Sebelum musim hujan datang, Shandy ikut mendistribusikan uang tunjangannya untuk menambal jalan berlubang ketujuan Desa Kedungkumpul. Jalan ini pula adalah akses penghubung pada Kecamatan Tikung serta Kecamatan Sarirejo.

“Jalan ini banyak yg udah rusak serta berlubang, amat membahayakan pemakai jalan,” ujarnya.
Shandy mengatakan awal mulanya udah mengusahakan untuk memberikan aduan berkenaan jalan berlubang ini ke lembaga berkenaan. Tetapi sampai masuk musim penghujan, jalan itu ikut gak kunjung diselesaikan.

“Saya terasa apabila keadaan begini dilewatkan berlarut-larut dapat memunculkan korban yg banyak. Kerapkali pemakai jalan terjerembab atau tertabrak pemakai jalan berbeda lantaran menjauhi lubang,” tutur Shandy.

Apa cukuplah sampai di sini? Shandy mengatakan masih tetap pingin menempatkan lampu penerangan jalan umum di Desa Kedungkumpul. Dipicu, jalan desa yg berjarak 14 km dari kota ini tak ditambahkan dengan sarana penerangan.

“Lampu jalan ini untuk cost bulanannya dapat saya ambilkan dari uang tunjangan saya menjadi Bhabinkamtibmas,” tuturnya.

Tetapi dia masih tetap menanti waktu yg pas untuk mewujudkan kemauannya itu. Meski demikian, usahanya untuk menolong sama-sama udah dapatkan animo dari Polda Ja-tim.

Belakangan ini Shandy terima penghargaan dari Kapolda Ja-tim Irjen Pol Luki Hermawan atas usahanya menyiapkan air bersih buat masyarakat dari uang tunjangannya. Selamat ya pak!

About admin