Home / berita umum / BNN Sulsel Amankan 4 Kg Sabu yang Dibawa 3 Orang Kurir dari Malaysia

BNN Sulsel Amankan 4 Kg Sabu yang Dibawa 3 Orang Kurir dari Malaysia

BNN Sulsel Amankan 4 Kg Sabu yang Dibawa 3 Orang Kurir dari Malaysia – Barang narkotika tipe sabu yang datang dari Malaysia ditangkap oleh BNN Sulsel. Barang seberat 4 kilo-gram ini dibawa oleh 3 orang kurir ke arah Makassar.

“Kita papar penyelundupan narkoba tipe sabu seberat 4 kilo-gram ke arah Makassar pada Kamis malam,” kata Kepala BNN Sulsel, Brigjen Pol Idris Kadir di kantor BNN Sulsel, Tanjung Bunga, Makassar, Jumat (11/1/2019).

Idris menjelaskan pihaknya dapatkan laporan terdapatnya barang sabu yang dibawa dari Kabupaten Wajo ke arah Makassar. Pihaknya pernah membuat razia di kurang lebih Kabupaten Maros tetapi hasil yang didapat nihil.

Tetapi pihaknya tidak berhenti disana. Mereka terus mengecek satu hotel di daerah itu serta dapatkan info ada 3 orang tamu yang barusan cek in ke hotel. Polisi dapatkan info mereka ada di kamar 403.

“Selesai kita check di kamar itu, diketemukan 3 pemeran bernama Abdul Djalil, M Takdir serta istrinya Samsyiah Takdir,” ucapnya.

Dari kontrol petugas didapat paket sabu seberat 4 kilo-gram serta udah dipisah dalam sejumlah paket kecil. Dari kontrol awal, barang in datang dari Malaysia serta masuk ke arah Nunukan, Kalimantan Barat serta terus dibawa ke Sulsel lewat arah laut melalui Pelabuhan Parepare.

“Bila disaksikan dari profil mereka, mereka ini yaitu kurir. Pemeran bernama Jalil datang dari Kalimantan,” terangnya.

Ketiganya, kata Idris akan dikasih penghasilan optimal Rp 5 juta per orang kika sukses membawa sabu ke Makassar. Nanti, selesai datang di Makassar barang ini akan dibawa ke Jalan Tinumbu.

“Bila etimasi harga barang ini dapat sampai Rp 4,8 miliar pada harga per gramnya Rp 1,2 juta,” katanya.

Idris memasukkan, pihaknya masihlah meningkatkan masalah ini termasuk juga bab siapa pensuplai barang haram ini serta buka jaringannya di Sulsel. Sama dengan UU, ketiganya terancam pidana optimal yaitu hukuman mati.

About admin