Home / internasional / Di New York Pelaku Bom Panci Di Hukum Seumur Hidup

Di New York Pelaku Bom Panci Di Hukum Seumur Hidup

Pengadilan Distrik Amerika Perkumpulan (AS) menjatuhkan hukuman paling berat pada Ahmad Khan Rahimi.

Ditulis Sky News serta BBC Rabu (14/2/2018) , Hakim Richard Berman menjatuhkan vonis penjara seumur hidup, plus 30 th..
Rahimi, warga AS yang dinaturalisasi dari Afghanistan, yaitu tersangka peledakkan bom di dua tempat pada 17 September 2016.

Di Distrik Chelsea, Manhattan, Rahimi menyimpan dua bom, yang dikira memanfaatkan panci bertekanan.
Tetapi, cuma satu bom yang meledak, serta akibatkan 30 orang terluka. Sedangkan bom yang lain tidak berhasil meledak.

Kemudian, dia juga menempatkan bom pipa di lokasi Seaside Heights, New Jersey, pada waktu berbarengan. Untungnya, tak ada yang terluka.
Satu bulan saat sebelum peledakkan, bapak Rahimi pernah memberi kabar Biro Intelijen Federal (FBI) perihal gagasan anaknya itu.

Polisi selanjutnya lakukan pencarian sepanjang dua hari, serta sukses menangkap Rahimi walau pernah berjalan baku tembak.
Walau telah berstatus jadi tahanan FBI, Rahimi tidak membuktikan penyesalan sedikit juga.

Pria 30 th. itu masih tetap berupaya lakukan radikalisasi pada sesama tahanan utk ikuti Negara Islam Irak serta Suriah (ISIS) .
Seusai sidang vonis, pria berumur 30 th. itu mengeluh kalau FBI sudah memperlakukannya dengan begitu jelek.

Mulai sejak awal, Rahimi berkata dia tidak punya tujuan utk menebarkan kebencian. Malah, diakuinya punyai kawan akrab sepanjang 20 th. di Negeri ” Paman Sam ” .

” Saya dilecehkan oleh FBI cuma karna berupaya ikuti apa yang saya yakini, ” keluh Rahimi.
Dalam pernyataannya, Hakim Berman menjawab dia tak lagi terima satu juga pembenaran dari Rahimi.

” Walau Anda mengeluh, hal tersebut tidak menghapus realita perbuatan Anda, serta ikhtisar kalau Anda beresiko, ” tegas Berman.
Mengenai Gubernur New York, Andrew Cuomo, menyebutkan vonis itu tak lagi mengobati penderitaan yang dihadapi oleh beberapa korban.

” Tetapi, keadilan sudah ditegakkan. Vonis ini jadi pesan kalau kami tak lagi menoleransi mereka yang punya niat menebarkan kekerasan, kebencian, serta ketakutan, ” papar Cuomo.

About admin