Home / news / Diserang Binatang Buas, Belasan Kambing Di Malang Tewas

Diserang Binatang Buas, Belasan Kambing Di Malang Tewas

Diserang Binatang Buas, Belasan Kambing Di Malang Tewas – Penyebabnya kematian 17 ekor kambing di Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih tetap misterius. Polisi lakukan penyelidikan untuk ketahui penyebabnya kematian hewan ternak yang menghebohkan warga itu.

” Kita lakukan penyelidikan dengan memohon info pada yang memiliki serta orang-orang sekelilingnya, ” kata Kapolsek Karangploso AKP Farid Fathoni, Kabupaten Malang, Rabu (13/9).

Fathoni mengakui belum juga bisa meyakinkan penyebabnya kematian kambing-kambing type domba itu. Pihaknya cuma dapat mengira-ngira yang belum juga pasti kebenarannya.

” Kita masih tetap mengira-ngira saja. Warga sekitaran juga mengakui tak ada mendengar apa pun. Warga tidak paham, peluang binatang buas, ” tuturnya.

Fathoni menyebutkan, dengan geografis tidak tutup peluang ada hewan buas yang berkeliaran. Karna tempat kandang yang berdekatan dengan persawahan.

Manfaat menghadapi, Fathoni memohon warga untuk lakukan ronda bergiliran untuk melindungi peluang peristiwa terulang. Karna memanglah warga sekitaran banyak yang berternak kambing.

” Antisipasinya, orang-orang ronda serta melindungi keamanan, ” tuturnya.

Sesaat, Subono, Petugas Tehnis Peternakan Karangploso mengira, kematian kambing karna terkaman anjing. Sesudah memerhatikan luka-luka yang diakibatkan, peluang karena cakaran.

” Cuma menghisap darahnya. Tak ada sisi badan yang hilang, ” tegasnya.

Subono lakukan penyembuhan dua kambing yang masih tetap hidup. Kambing itu di beri air hangat serta gula, dan suntikan vitamin.

Menurut Subono, peristiwa sama sempat berlangsung di Kecamatan Dau satu tahun lebih kemarin. Pemicunya juga karna serangan hewan liar type anjing rimba.

Waktu itu 17 ekor kambing tewas tercabik-cabik di Dusun Ketangi, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Dua dalam keadaan masih tetap hidup dengan beragam luka di badannya.

Yang memiliki domba, Muhammad Effendi (46) mengakui temukan bangkai kambing berantakan diluar kandang. Terlebih dulu tidak sempat temukan peristiwa sama serta tak ada warga yang pelihara anjing.

” Kita disini petani semuanya. Tidak sempat lihat hewan buas. Ini beberapa bunting, yang kecil-kecil masih tetap nyusu, ” tuturnya.

About admin