Home / Teknologi / Google Play Atau Aplikasi Seperti YouTube Tidak Berada Di Huawei

Google Play Atau Aplikasi Seperti YouTube Tidak Berada Di Huawei

Google Play Atau Aplikasi Seperti YouTube Tidak Berada Di Huawei – Banyak pemakai Huawei mulai memperhitungkan untuk rubah merk. Ditulis dari Reuters, beberapa pemakai mulai menanyakan apa ini jadi kala yg pas untuk tinggalkan telpon seluler Huawei.

“Saya sungguh-sungguh terkaget,” Luna Angellica, Pemilik telpon seluler Huawei asal Belanda saat dihubungi oleh Reuters di London.

Ia telah mulai memperhitungkan menabung untuk beli mode pesaing.

“Saya amat tertarik pada telpon ini, saya cukup takut satu hari kelak saya terpaksa sekali beli telpon lain,” kata Anthony Chiringa, yg tinggal di Nairobi serta beli Huawei Y7-nya seharga $180 dua minggu saat lalu.

“Beli telpon baru untuk menukar lainnya bisa jadi beban lain untuk saya. Malahan Huawei mesti mempunyai langkah dimana pemakai Huawei sekarang bisa merubah telpon seluler mereka dengan gratis,”tukasnya.

Banyak pemakai di beberapa negara mulai ajukan pertanyaan sikap apa yang wajib mereka mengambil apabila Google setop Android di Huawei.

“Saya telah mempunyai pemikiran terkait beli telpon seluler yg terakhir,” kata Sumeet Lyallpuri, seseorang entrepreneur di Mumbai yg tengah memperhitungkan untuk beli Huawei P30.

“Saat ini apabila inovasi Google tidak ada untuk telpon seluler Huawei, Google Play atau aplikasi seperti YouTube tidak berada di sana, saya tak mau beli telpon seluler itu, minimal untuk sekarang,” tukasnya.

Beberapa negara berkembang seperti Kenya merupakan kunci dari tekad Huawei. Mereka tengah mengusahakan untuk jual tambah banyak handset di harga murah sampai menengah di luar China. India, tempat Huawei saat ini cuma mempunyai market share satu angka, miliki potensi krusial.

Manish Khatri, pemilik toko smartphone di Mumbai, pusat keuangan India menyampaikan beberapa konsumen setia udah mencari telpon seluler Huawei.

“Saat ini dengan Google putuskan untuk batasi Huawei, saya akan mengarahkan konsumen setia ke merk smartphone lain seperti Samsung atau Apple,” tukasnya.

Pertimbangan untuk ‘berpaling’ ini menyalip ketetapan Google untuk patuhi kebijaksanaan pemerintah Amerika Serikat yg kerjakan larangan produk technologi AS yg dimanfaatkan oleh Huawei.

Meskipun begitu, pengakuan itu tidak memberikannya keterangan bagaimana Huawei tetap akan memberikannya support inovasi keamanan pada piranti Android mereka. Karena, inovasi keamanan kebanyakan dilaksanakan oleh Google.

Tahun yang kemarin, Huawei udah jual 203 juta telpon seluler di penjuru dunia. Angka ini naik dari penjualan 2017 sekitar 150 juta piranti. Menurut data Gartner, Huawei udah sukses merubah Apple jadi penjual piranti telpon seluler paling besar ke-2 di dunia mengekori Samsung. Berdasarkan IDC, pada kuartal pertama 2019 Huawei udah jual 59 juta piranti.

Karena ada larangan ini, juta-an pemakai Huawei terancam kehilangan akses untuk dapatkan tambalan software keamanan serta distribusi inovasi metode operasi Android.

About penulis77