Home / berita umum / Keluarga Pasien di RSUD Ponorogo Jadi Korban Penipuan Bermodus Gendam

Keluarga Pasien di RSUD Ponorogo Jadi Korban Penipuan Bermodus Gendam

Keluarga Pasien di RSUD Ponorogo Jadi Korban Penipuan Bermodus Gendam – Seseorang keluarga pasien RSUD dr. Harjono Ponorogo, Suyatno (56) mengakui jadi korban penipuan bermodus gendam. Motor hanya satu punya masyarakat Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan ini amblas dibawa aktor.

“Saya telah lapor ke pihak rumah sakit serta kantor polisi selesai sadar kehilangan motor,” papar Suyatno pada detikcom waktu didapati di Kantor Polsek Kota, Jalan Djuanda, Kamis (13/9/2018).

Info yang dikumpulkan momen penipuan modus gendam berlangsung seputar jam 20.00 WIB, Senin (27/8) waktu Suyatno tengah mengantarkan ibunya untuk opname. Waktu menanti ibunya itu, Suyatno dibawa berteman dengan aktor yang mengakui dapat mengobati penyakit ibunya dengan prasyarat spesial untuk diperlengkapi.

Tidak tahu mengapa Suyatno juga yakin serta menuruti semua pengucapan aktor untuk menyiapkan semua kriteria yang diperlukan sampai ia juga ikhlas bolak-balik Magetan-Ponorogo untuk dapat mengobati ibunya.

Lantas hari Selasa (28/8) seputar jam 15.00 WIB, aktor menghubungi korban karena ingin menggunakan motor korban. Alasannya ingin menjemput istri aktor sekaligus juga ambil alat-alat untuk ritual.

Tiada sadar Suyatno juga langsung menyerahkan kunci bersama dengan STNK kepunyaannya pada aktor. Selesai sukses membawa kabur sepeda motor itu, aktor juga langsung menghilang. Suyatno juga masih tetap sabar serta menanti sampai esok harinya, nomer HP aktor juga tidak dapat dihubungi.

“Pada akhirnya saya sadar sudah jadi korban penipuan lewat cara gendam, saya langsung lapor ke polisi,” pungkas dia.

Sesudah mendapatkan laporan, polisi selekasnya lakukan tindakan. Aktor pada akhirnya diamankan. Aktor ialah Lamuri (53).

“Modus aktor memang tawarkan penyembuhan pilihan,” kata Kanit Reskrim Polsek Kota Ipda Rosyid Efendi.

Rosyid memberikan aktor yang disebut masyarakat Tulungagung itu adalah residivis dengan masalah sama. “Kesempatan ini diulangi kembali tindak pidana penipuan serta penggelapan berlangsung pada Selasa (28/8) lantas dengan modus yang sama serta sasarannya beberapa penunggu pasien didalam rumah sakit,” jelas Rosyid.

Waktu itu, aktor berteman dengan korban serta terlibat perbincangan akrab. Aktor serta korban terlibat perbincangan sesaat serta pada akhirnya aktor menawarkam akan mengobati ibu korban. Korban juga tiada sadar menuruti semua kriteria yang disuruh aktor sampai ikhlas memberi sepeda motor hanya satu punya korban.

“Sesudah ada laporan, langsung kami kerjakan pengejaran. Aktor diamankan di Nganjuk serta jual motor korban sejumlah Rp 1 juta,” terangnya.

About admin