Home / berita umum / Kerusuhan 22 Mei Akibatkan Pembakaran Mobil Bimob

Kerusuhan 22 Mei Akibatkan Pembakaran Mobil Bimob

Kerusuhan 22 Mei Akibatkan Pembakaran Mobil Bimob – Polres Metro Jakarta Barat masih mengincar dalang yang memerintah empat terduga pembakaran mobil Brimob waktu kegaduhan 22 Mei di area Palmerah serta Slipi. Empat terduga berinisial SI, DO, WN, serta DY sekarang ini telah diamankan.

“Kami masih kejar,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi di Jakarta, Sabtu (15/6) dilansir Di antara.

Hengki menjelaskan polisi sudah memperoleh jati diri serta ciri pemeran yang disangka memerintah beberapa terduga lakukan tindakan onar sampai membakar mobil Brimob.

Hasil dari kontrol, Hengki mengungkap beberapa terduga gak cuma membakar mobil Brimob, namun ikut pula mengambil senjata punya anggota Brimob. Mereka memperoleh bayaran Rp300 ribu per orang untuk aksi itu.

Ke-4 terduga, lanjut Hengki, diperintah seorang untuk lakukan tindakan onar waktu tindakan 22 Mei.

“Jadi, kesana bukan untuk berdemo, tapi untuk onar serta menjarah,” kata Hengki.

Empat terduga disangka kerjakan perusakan serta pembakaran mobil operasional Brimob yang terparkir di Jalan Tali Kota Bambu, Palmerah serta di Jalan Brigjen Katamso dekat Flyover Slipi pada kegaduhan 22 Mei.

Hengki mengungkap penangkapan ke-4 terduga itu berdasar pada hasil pengumpulan bukti-bukti Team Jatanras Polres Metro Jakarta Barat lewat pengamatan CCTV yang dicapai dari penemuan di lapangan.

Tidak cuman membakar, mereka pula menggondol pistol type Glock 17 komplet dengan 13 butir peluru dan satu unit pelontar gas air mata dari dalam mobil sebelum dibakar. Bahkan juga mereka pula ambil uang operasional anggota Brimob sebesar Rp50 juta.

Menurut Hengki, ke-4 terduga itu bukan golongan pengunjuk rasa, tapi orang yang bermaksud untuk lakukan tindakan onar dengan menyerang kepolisian dan menjarah barang punya anggota polisi.

About penulis77