Home / berita umum / Komjen Arief Sulistyanto Di Geser Menjadi Kalemdiklat Polri

Komjen Arief Sulistyanto Di Geser Menjadi Kalemdiklat Polri

Komjen Arief Sulistyanto Di Geser Menjadi Kalemdiklat Polri – Umur jabatan Komjen Arief Sulistyanto jadi Kabareskrim cuma lima bulan saja, kurun waktu yang demikian singkat. Dalam kurun waktu dekat, bekas Kapolda Kalimantan Barat itu digeser berubah menjadi Kalemdiklat Polri.

Arief diangkat jadi Kabareskrim pada 17 Agustus 2018. Kabareskrim adalah jabatan bintang tiga pertama buat perwira tinggi kelahiran 24 Maret 1965 ini.

Saat menjabat jadi Kabareskrim ada beberapa perkara yang penanganannya di pimpin atau disupervisi oleh Arief. Satu diantaranya perkara mencolok yaitu perkara perkiraan penganiayaan yang menangkap Habib Bahar bin Smith.

Perkara pembakaran bendera di Garut, yang oleh pengadilan dikatakan jadi bendera HTI, pun disupervisi oleh Arief. Terkecuali itu ada juga pengungkapan perkara penyebaran hoaks ‘Jokowi PKI’.

Perkara oke terkini yang diselesaikan Bareskrim dibawah Arief yaitu perkara hoaks rekaman audio surat nada tercoblos dalam tujuh container di Tanjung Priok. Pembuat rekaman serta banyak penebar hoaks telah diputuskan jadi terduga.

Arief mengatakan ia memang demikian concern dengan perkara hoaks yang ramai berlangsung sejak mulai beberapa hari paling akhir.

Yang butuh diingatkan ke warga yaitu jangan sampai terkadang membuat atau sebarkan berita hoaks. Ditambah lagi yang mengakibatkan keresahan atau fitnah yang merugikan” kata Arief dalam info tercatat.

Arief memberikan Polri mempunyai komitmen tindak tegas semua aktor hoaks. Menurut dia, ramainya hoaks dapat mengganggu kehidupan sosial warga.

“Polri akan bakal mencari serta kejar dan tangkap pelakunya, lantaran prilaku semacam ini tdk baik buat kehidupan sosial warga,” tegas ia.

Maksimum dalam dua minggu ke depan Arief dapat mendiami tempat baru jadi Kalemdiklat Polri. Umur kerja 5 bulan jadi Kabareskrim terbilang sangat singkat.

Sebelumnya saat jabatan yang termasuk singkat jadi Kabareskrim, yaitu Komjen Anang Iskandar serta Komjen Budi Waseso yang semasing menjabat saat kira-kira delapan bulan.

About admin