Home / berita umum / KPK Terus Mendalami Dana Bantuan Rp 50 Miliar Untuk KONI Dari Kemenpora

KPK Terus Mendalami Dana Bantuan Rp 50 Miliar Untuk KONI Dari Kemenpora

KPK Terus Mendalami Dana Bantuan Rp 50 Miliar Untuk KONI Dari Kemenpora – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masihlah memahami dana perlindungan Rp 50 miliar dari Kementerian Pemuda serta Berolahraga (Kemenpora) terhadap Komite Berolahraga Nasional Indonesia (KONI) pada tahun 2018.

Dana perlindungan Rp 50 miliar dari Kemenpora buat KONI didapati KPK berdasar pada peningkatan masalah perkiraan suap dana hibah dari pemerintah terhadap KONI lewat Kemenpora.

“Dari beberapa saksi yang lain, kecuali perlindungan Wasping (pengawasan serta pendampingan) babak 2 beberapa Rp 17,9 miliar itu, KPK ikut melihat proses perlindungan Rp 50 miliar yang di terima KONI sepanjang tahun 2018,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/2).

Febri merinci, dana pengawasan serta pendampingan yang di terima KONI pada babak pertama ialah Rp 30 miliar, lalu perlindungan kelembagaan KONI Rp 16 miliar, serta perlindungan operasional KONI sebesar Rp 4 miliar.

“Hingga dikira keseluruhan dana Kemenpora yang mengalir menjadi perlindungan ke KONI di Tahun 2018 ialah beberapa Rp 67,9 miliar,” kata Febri.

Awal kalinya, KPK memastikan lima orang menjadi terduga masalah perkiraan suap serta gratifikasi penyaluran perlindungan dari Pemerintah lewat Kementerian Pemuda serta Berolahraga (Kemenpora) Kemenpora terhadap Komite Berolahraga Nasional Indonesia (KONI).

Mereka ialah Deputi IV Kemenpora Mulyana (MUL), Petinggi Pembuat Prinsip (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo (AP), Staf Kemenpora Eko Triyanto (ET), Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy (EFH), serta Bendahara Umum KONI Jhony E. Awuy (JEA).

Dikira Adhi Purnomo serta Eko Triyanto terima pemberian setidaknya Rp 318 juta dari pengurus KONI. Tidak hanya itu, Mulyana ikut terima Rp 100 juta lewat ATM.

Kecuali terima uang Rp 100 juta lewat ATM, Mulyana ikut awal kalinya udah terima suap berbeda dari petinggi KONI. Ialah 1 unit Toyota Fortuner, 1 unit Samsung Galaxy Catatan 9, serta uang Rp 300 juta dari Jhony.

Uang itu di terima Mulyana, Adhi, dam Eko biar Kemenpora mengucurkan dana hibah terhadap KONI. Dana hibah dari Kemenpora buat KONI yang dialokasikan sebesar Rp 17,9 miliar.

Di babak awal, dikira KONI ajukan proposal terhadap Kemenpora buat dapatkan dana hibah itu. Dikira penyerahan serta penyaluran dana hibah menjadi akal-akalan serta tidak pas keadaan sesungguhnya.

Sebelum proposal di ajukan, dikira sudah ada perjanjian pada pihak Kemenpora serta KONI buat mendistribusikan fee sebesar 19,13 % dari keseluruhan dana hibah Rp 17,9 miliar, ialah beberapa Rp 3,4 miliar.

About admin