Home / news / Oknum Anggota DPRD Merangin Diduga Cabuli Pengauh Pesantren

Oknum Anggota DPRD Merangin Diduga Cabuli Pengauh Pesantren

Oknum Anggota DPRD Merangin Diduga Cabuli Pengauh Pesantren – Seseorang oknum anggota DPRD Merangin berinisial SN yang seseorang pengasuh satu diantara pondok pesantren dilaporkan ke polisi dalam masalah sangkaan pencabulan anak dibawah usia. Dari info yang didapat mass media, peristiwa berawal pada Senin 10 Juli 2017 sekitaran jam 20. 00 WIB, di mana korban bernama LP (16) yang tidak beda yaitu murid aktor di satu diantara pondok pesantren di Kecamatan Pamenang.

Waktu itu korban sang gadis pesantren serta ada di ponpes punya SN oknum anggota DPRD Merangin. Korban yang tengah asik berkumpul dengan rekannya dihampiri SN (terlapor) dengan maksud untuk bertanya kondisi pondok yang ditempati korban.

Selesai berbicang dengan terlapor, korbanpun pergi dengan terlapor untuk lihat kondisi pondok yang dalam kondisi listrik padam. Sesudah korban mengecek lampu listrik didalam pondok, sangkanya didalam pondok tidak mati serta jelas.

Karna keadaan didalam pondok korban tak ada hambatan, terlaporpun segera menyebutkan pada korban bila dia seringkali berpacaran didalam ponpes dengan menyebutkan, ”kau seringkali bawa cowok ya didalam pondok serta telah miliki pacar ya, ”ungkap terlapor pada korban.

Terasa tuduhan terlapor tidak benar, korbanpun balik menjawab dengan menyebutkan, ” tak ada saya miliki pacar pak ustaz, ”ucap korban. Setelah itu terlapor menyebutkan, bila tak ada mampu saya check, ”tutur terlapor.

Setelah itu, terlaporpun segera mengecek tubuh korban, tetapi tak tahu apa yang ada dibenak terlapor, SN juga melenceng dari maksudnya serta meraba tubuh LP sampai hingga ke alat vitalnya.

Selesai peristiwa, korbanpun terasa malu serta pergi ke tempat tinggal orangtuanya untuk bercerita peristiwa itu. Sesudah dengarkan narasi anaknya, orangtua korban lantas bercerita peristiwa itu ke pihak desa, serta masalah inipun pernah dikerjakan oleh instansi kebiasaan desa.

Tetapi tidak menjumpai titik jelas sampai orangtua korban memberikan laporan peristiwa itu ke Polsek Pamenang.

Kapolsek Pamenang AKP Sampai Nababan membetulkan, bila ada laporan masuk mengenai perbuatan cabul dengan terlapor SN oknum anggota DPRD Merangin.

“Laporannya telah kami terima, tetapi untuk perlakuan kasusnya telah ditarik oleh pihak Unit Reskrim Polres Merangin, ”ungkap AKP Sampai Nababan, Rabu (12/7/2017).

Ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Al Hajat di konfirmasi mass media juga membetulkan laporan itu.

“Kini kami masih tetap mengecek korban di ruangan kontrol spesial, karna korban ini masih tetap dibawah usia maka dari itu pemeriksaanya dengan spesial, ” tandasnya.

About admin