Home / berita umum / Penyidik Polda Metro Jaya Menyerahkan Terduga Masalah Skimming ATM Ramyadiie Priambodo Ke Jaksaan

Penyidik Polda Metro Jaya Menyerahkan Terduga Masalah Skimming ATM Ramyadiie Priambodo Ke Jaksaan

Penyidik Polda Metro Jaya Menyerahkan Terduga Masalah Skimming ATM Ramyadiie Priambodo Ke Jaksaan  – Diserahkan ke Jaksa, Muka Ramyadjie Priambodo Ditutup Sebo

Penyidik Polda Metro Jaya menyerahkan terduga masalah skimming ATM Ramyadjie Priambodo ke kejaksaan. Ramyadjie dikirim ke kejaksaan dengan pengawalan ketat polisi.

“Sehabis kajian oleh jaksa selanjutnya dikatakan komplet baik itu ketentuan formil atau materil, maka dari itu pada Kamis 18 April 2019 berkas dikatakan komplet atau P21,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Sehabis berkas dikatakan komplet, sesi seterusnya yaitu pelimpahan sesi 2. Dalam sesi 2 ini, terduga serta tanda untuk bukti diserahkan oleh polisi ke jaksa penuntut umum.

“Sesudah itu tanggung jawab penyidik yaitu berikan terduga serta tanda untuk bukti ke kejaksaan, ini hari,” sambungnya.Pengamatan, Ramyadjie digiring keluar dari ruangan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada jam 11.19 WIB. Sebelum dibawa ke kejaksaan, Ramyadjie dikontrol kesehatannya di Sektor Kedokteran serta Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya.

Sehabis dikatakan kondisinya sehat, Ramyadjie selanjutnya dibawa ke kejaksaan. Ramyadjie kenakan pakaian tahanan serta mukanya ditutup sebo kala keluar dari ruangan penyidik.

Ramyadjie diamankan polisi dalam sebuah apartemen di area Sudirman, Jakarta Pusat, pada 26 Februari 2019. Polisi menangkapnya sehabis mendalami laporan dari pihak bank sebagai korban pembobolan rekening.

Modus pembobolan rekening yg dilaksanakan Ramyadjie yaitu dengan skimming. Ia mendapat data-data nasabah dari satu populasi di deep website.

Dari tangan terduga, polisi mengambil alih pelbagai tanda untuk bukti, dari kartu-kartu ATM sampai mesin ATM. Argo mengemukakan penyidik mengimplementasikan clausal berlapis pada Ramyadjie. Tidak sekedar dikenai UU ITE lantaran membuka data orang lainnya, Ramyadjie pun dikenai clausal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

About admin