Home / berita umum / Pihak MA Belum Berikan Sangsi Terkait Hakim Pebinor Di Bali

Pihak MA Belum Berikan Sangsi Terkait Hakim Pebinor Di Bali

Pihak MA Belum Berikan Sangsi Terkait Hakim Pebinor Di Bali – Seseorang hakim laki laki di Pengadilan Negeri (PN) di Bali disangka jadi perebut bini orang alias pebinor. Mahkamah Agung (MA) serta Komisi Yudisial (KY) juga bekerja kerjakan investigasi.

MA menjelaskan sekarang ini hakim berinisial D itu tengah dicheck oleh Tubuh Pengawas MA. Tetapi, pihak MA belum pula menyebutkan sangsi apakah yang dapat dikasihkan kalau dapat di buktikan ada pelanggaran yang dikerjakan oleh hakim itu.

“Yang terkait tengah dalam pengecekan Tubuh Pengawas (Bawas) MA,” kata Kepala Biro Hukum serta Humas MA, Abdullah pada detikcom, Senin (3/11/2018)
Gak sekedar MA, KY ikut pula turun tangan. Menurut KY, sekarang ini ada team yang bekerja untuk kerjakan investigasi pada perkara itu.

“Ini Team tengah jalan,” kata Ketua KY, Jaja Ahmad Jayus kala dihubungi detikcom, Jumat (30/11).

Kecuali proses investigasi yang berjalan, tekanan untuk lekas berikan sangsi pada hakim itu ikut ada dari Komisi III DPR. Menurut anggota Komisi III, Teuku Taufiqulhadi, hakim itu mesti diberhentikan kalau dapat di buktikan kerjakan kekeliruan.

“Kalaupun benar sesuai itu, saya duga hakim sesuai itu semestinya diberhentikan saja sebab begitu mencoreng muka instansi kehakiman. Saya tak pernah mengandaikan ada seseorang hakim demikian amoralnya. Kalau hakim sesuai itu dipertahankan, bagaimana kata dunia?” kata Teuku Taufiqulhadi kala dihubungi, Senin (3/11).

Kejadian pebinor itu terendus di satu diantaranya Pengadilan Negeri (PN) di Bali. Narasi berasal saat hakim P menikah dengan seseorang panitera substitusi berinisial C pada 2011 lalu. Pernikahan kedua-duanya berjalan bahagia.

Masuk akhir 2017, rumah tangga itu mulai terganggu dengan kedatangan hakim D. Hakim D sebagai kawan satu kantor C mulai curi-curi pandang. Biduk rumah tangga hakim P serta panitera substitusi C yang awalnya serasi mulai terganggu.

Mahligai rumah tangga itu kian di uji kala hakim P bekerja di Nusa Tenggara. Hingga bikin hakim P jauh dari istrinya yang ada di Bali. Peluang itu gak disia-siakan, hakim D menggunakan untuk senantiasa menggerogoti rumah tangga itu.

Perlahan-lahan tetapi tentu wanita yang diketahui tenang itu goyah serta mulai terpikat dengan hakim D. Kedua-duanya mulai sama-sama bertukar chat mesra semenjak awal 2018 ini, serta sama-sama menyebut papa-mama menjadi panggilan sayang.

“Papi ingin mandi? Bunda siapin handuknya ya sayang,” kata C dalam chat.

“Papi maunya mandi sama bunda,” jawab hakim D dalam chat itu.

Sebetulnya siapakah hakim D? Nyatanya ia ialah pria beristri, yang manakah istrinya ikut kerja menjadi hakim di Bali.

About admin