Home / internasional / Pria Palestina Berumur 21 Tahun Ditembak Mati Tentara Israel

Pria Palestina Berumur 21 Tahun Ditembak Mati Tentara Israel

Pria Palestina Berumur 21 Tahun Ditembak Mati Tentara Israel – Sekurang-kurangnya tujuh masyarakat Palestina, termasuk juga dua anak-anak, meninggal ditembak tentara Israel di perbatasan Gaza. Penembakan berlangsung dalam benturan paling baru waktu unjuk perasaan mingguan kembali diselenggarakan di selama perbatasan Gaza.

Seperti dikutip Reuters, Sabtu (29/9/2018), militer Israel dalam pengakuannya menyebutkan jika tentara mereka memakai peluru sungguhan, juga serangan hawa, sesudah beberapa bahan peledak serta batu dilemparkan mengarah mereka oleh beberapa demonstran Palestina.

Menurut militer Israel, tembakan peluru sungguhan serta serangan hawa itu ditujukan untuk menahan serangan selanjutnya serta pelanggaran pagar perbatasan oleh grup Hamas yang kuasai Gaza.

Dikatakan beberapa petinggi kesehatan Gaza jika seputar 505 orang alami luka-luka, dengan 89 orang salah satunya terserang tembakan.

Tujuh orang yang meninggal semua sejenis kelamin lelaki. Dua orang salah satunya didapati masih tetap anak-anak yang berumur 12 tahun serta 14 tahun.

Unjuk perasaan yang diselenggarakan masyarakat Palestina tiap-tiap minggu semenjak 30 Maret lantas, menuntut dikembalikan hak-hak tanah punya keluarga-keluarga Palestina yang kabur atau terusir oleh pendudukan Israel tahun 1948 yang lalu. Demonstran juga menuntut dicabutnya blokade ekonomi Israel-Mesir.

Dalam pengakuan terpisah, Hamas menyebutkan unjuk perasaan yang diselenggarakan pada Jumat (28/9) waktu ditempat menandai peringatan 18 tahun peluncuran pergerakan perjuangan Palestina menantang Israel.

Sekurang-kurangnya 191 masyarakat Palestina meninggal dalam rentetan unjuk perasaan yang diselenggarakan tiap-tiap Jumat itu. Sedang seseorang penembak tepat asal Gaza menewaskan satu tentara Israel waktu lalu.

Dalam laganya, demonstran Palestina juga menerbangkan layang-layang serta balon helium yang dipasangi objek terbakar ke lokasi Israel, yang berbuntut mengulas beberapa tempat pertanian serta lokasi rimba di negara Yahudi itu.

Otoritas Israel menuding Hamas dengan menyengaja memprovokasi kekerasan dalam unjuk perasaan itu. Dakwaan ini sudah dibantah oleh Hamas, yang sudah 3x ikut serta perseteruan bersenjata dengan Israel pada sebuah dekade paling akhir.

About admin