Home / berita umum / Sebanyak 280 Warga Binaan Lapas Garut Jadi Santri Di Pondok Pesantren

Sebanyak 280 Warga Binaan Lapas Garut Jadi Santri Di Pondok Pesantren

Sebanyak 280 Warga Binaan Lapas Garut Jadi Santri Di Pondok Pesantren – Instansi pemasyarakatan tak selamanya jadi tempat penghakiman aktor perbuatan kriminil. Di lain bagian, lapas malahan jadi ‘rumah’ buat mereka mengatur diri. Deskripsi ini yg diunjukkan banyak warga binaan Lapas Kelas 2B Garut.

Beberapa ratus warga binaan di lapas yg terdapat di Jalan Kyai Haji Hasan Arief ini menimba pengetahuan di Pondok Pesantren Terpadu Taubatul Mudznibiin. 1 tahun beberapa waktu terakhir ini, banyak napi sehari-harinya belajar di pesantren yg terdapat didalam lapas itu.

Kepala Lapas Garut Ramdani Boy mengakui berniat membangun pondok pesantren yg di pimpin ustaz serta ulama asal Garut didalam lapas supaya banyak warga binaan dapat memahami pengetahuan agama serta melakukan perbaikan dianya sendiri.

” Kami bentuk warga binaan dengan berbasiskan lapas pesantren. Jadi lebih manusiawi, ” tutur Ramdani terhadap wartawan di Lapas Garut, Minggu (22/07/2018).

Sekarang ada sekitar 590 warga binaan di Lapas Garut. 280 salah satunya tercatat jadi santri di pondok pesantren itu. Satu diantaranya merupakan Wawan Setiawan yg sudah sempat menghebohkan Garut pada 2017 terus berkat membuat surat solat menghadap timur serta mengakui jadi panglima angkatan darat Negara Islam Indonesia (NII).

Di ponpes, banyak napi dilengkapi beraneka pengetahuan dari banyak ustaz serta ulama. Dimulai dengan membaca Al-Quran sampai mengerti hadist serta pengetahuan agama yang lain. ” Pesantren ini dapat jadi pembinaan berkaitan, ” papar dia.

Ramdani mengharapkan karenanya ada pesantren privat napi itu, banyak warga binaan dapat tersadar serta jadi pribadi yg sangat baik waktu keluar dari jeruji besi.

” Tidak cuman yg muslim, yg non muslim lantas kami berikan kesemptan buat menjadi sangat baik. Brand di letakkan ditempat arahan kerja, ” tutur Ramdani.

About admin