Truk Bermuatan Tanah Menerpa Mobil Akibatkan 4 Meninggal Dunia

Truk Bermuatan Tanah Menerpa Mobil Akibatkan 4 Meninggal Dunia  РSatu truk bermuatan tanah terguling serta menerpa mobil Daihatsu Sigra di Karawaci, Kota Tangerang. Insiden ini akibatkan empat penumpang mobil meninggal dunia serta satu balita selamat.

Moment nahas itu berlangsung di Jalan Imam Bonjol, Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (1/8), waktu 05.30 WIB. Truk Hino bernopol B-9927-TYY mulainya lewat dari arah Palem Semi ke Tangerang.

“Mendadak mobil truk yg mengangkat tanah itu kehilangan kendali,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim, Kamis (1/8).

Di waktu bertepatan, mobil Daihatsu Sigra bernopol B-1932 COE lewat dari arah bersimpangan. Disangka sebab sopir hilang kontrol, truk terguling serta menerpa hampir semuanya tubuh mobil itu.

“Atas insiden itu, penumpang mobil Sigra sejumlah 4 orang wafat serta 1 orang balita selamat,” tuturnya.

Empat korban meninggal dunia adalah Edy (45), Wandi (22), Fatmawati (40), serta Nanda Saputra (24). Dan balita yg selamat bernama Aisyah (1).

Abdul mengemukakan ke-5 korban, terkecuali sopir, masih miliki jalinan keluarga. Satu diantaranya ibunda dari balita Aisyah.

“Mereka habis dari Tanah Abang serta perjalanan pengin pulang,” ujarnya.

Insiden ini pernah menyebabkan kemacetan. Lantaran, polisi tutup Jalan Imam Bonjol buat mengevakuasi banyak korban.

Proses evakuasi terjadi lumayan lama. Petugas persoalan sebab mesti mengenyahkan material tanah yg diangkut truk lebih dahulu.

“Kurang-lebih evakuasi barusan hampir 4,5 jam-an lah,” kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Elmantotro Jalmaf, Kamis (1/8).

Proses evakuasi menyertakan petugas dari Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Satlantas Lokasi Tangerang Kota, serta Polsek Jatiuwung. Petugas cukup persoalan mengevakuasi banyak korban sebab mesti mengalihkan truk lebih dahulu.

“Sebab kita tarik tanahnya dahulu, lantas pindahin truk baru lantas mengevakuasi banyak korban,” tuturnya.

Korban balita dievakuasi melalui kaca jendela mobil. Korban menangis waktu dievakuasi. Untung korban selamat serta langsung dibawa ke klinik sesudah insiden.

Sesaat sopir truk pernah melarikan diri dalam insiden ini. Tapi, tak lama setelahnya, ia menyerahkan diri ke polisi.

“Sudah ditangkap di kantor, barusan takut dikeroyok,” kata Kasat Selanjutnya Lokasi Kota Tangerang AKBP Juang, Kamis (1/8).

Sopir itu berinisial SEJ (39). Sampai Kamis (1/8) malam, SEJ masih dikontrol polisi.

Insiden itu mengambil perhatian publik, tidak kecuali Wali Kota Arief Wismansyah. Pascakejadian itu, Arief juga keluarkan surat edaran berkenaan Larangan Operasional untuk Angkutan Tanah/Pasir di Lokasi Kota Tangerang. Dalam surat itu, tertuang larangan menjalankan truk bermuatan tanah atau pasir serta sejenisnya di lokasi Kota Tangerang.

Penerbitan surat itu diberitakan Arief lewat account Instagram-nya, @ariefwismansyah, seperti disaksikan detikcom, Kamis (1/8). Dalam posting-annya, Arief mendoakan banyak korban kecelakaan mobil yg tertimpa truk bermuatan tanah di Karawaci pagi barusan.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Ikut berduka cita atas bencana yg menerpa saudara kita pagi hari barusan. Mudah-mudahan Allah SWT memaafkan semua dosanya serta terima semua amalnya amin,” catat Arief.

Dalam surat edaran itu, Pemkot Tangerang melarang truk bermuatan tanah, pasir, atau sejenisnya dengan berat lebih dari 8.500 kg melalui berjalan-jalan di lokasi Kota Tangerang. Larangan itu dimaksud dibikin menurut Perda Nomer 8 Tahun 2018 perihal Ketentraman, Keteraturan Umum, serta Perlindungan Orang.