Home / berita umum / Ucapan Ahmad Basarah Tentang Soeharto Guru Korupsi Berbuntut Panjang

Ucapan Ahmad Basarah Tentang Soeharto Guru Korupsi Berbuntut Panjang

Ucapan Ahmad Basarah Tentang Soeharto Guru Korupsi Berbuntut Panjang – Pengagum Soeharto, Anhar memberikan laporan Waksekjen PDIP Ahmad Basarah ke Bareskrim Polri berkaitan sangkaan yg menyebutkan Soeharto guru korupsi. Anhar menyatakan cemas dengan pengakuan Basarah itu.

“Kita memberikan laporan Ahmad Basrah atas perkataan beliau yg mengatakan kalau Soeharto menjadi guru korupsi. Oleh karenanya, kami terasa nyata-nyata benar-benar terpukul, benar-benar terasa dirugikan mengingat Soeharto buat kami merupakan tokoh bangsa, merupakan guru bangsa, merupakan bapak pembangunan,” kata Anhar pada wartawan di kantor Bareskrim Polri Gedung KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (3/12/2018).

Anhar menyatakan menjadi penduduk biasa yg cemas atas pengakuan Basarah. Kala melapor ke Bareskrim, Anhar ditemani kuasa hukum serta 5 orang yang lain.

“Menjadi seseorang yg mestinya berubah menjadi figur ia kan kita pahami menjadi wakil pimpinana MPR, tidak layak ia berucap demikian, menurut kami itu benar-benar tak rasional,” pungkasnya
Anhar menyebutkan sangkaan Basarah ke Soeharto benar-benar keji. “Sesaat hingga sampai ini hari belumlah ada satu putusan pengadilan lantas yg mengatakan kalau Pak Soeharto itu merupakan bersalah dalam dakwaan Pak Basarah itu,” papar Anhar.
Anhar menyebutkan sangkaan Basarah ke Soeharto benar-benar keji. “Sesaat hingga sampai ini hari belumlah ada satu putusan pengadilan lantas yg mengatakan kalau Pak Soeharto itu merupakan bersalah dalam dakwaan Pak Basarah itu,” papar Anhar.

Laporan Anhar itu tertuang pada Nomer Laporan LP/B/1571/XII/2018/BARESKRIM. Anhar memberikan laporan Basarah dengan klausal 156 KUHP.

Didapati, ‘Soeharto guru korupsi’ awal kalinya diungkapkan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah. Basarah menyebutkan negara udah mengambil keputusan pencanangan program pemberantasan korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Soal ini di jelaskan dalam Tap MPR Nomer 11 Tahun 1998 untuk menegakkan hukum pada tersangka pidana korupsi.

“Termasuk juga oleh bekas presiden Soeharto. Jadi, guru dari korupsi Indonesia sesuai sama Tap MPR Nomer 11 Tahun ’98 itu bekas presiden Soeharto serta itu merupakan bekas mertuanya Pak Prabowo,” papar Basarah, Rabu (28/11).

About admin